RI-SATU.id, Jakarta - Sekolah-sekolah di 3 provinsi lokasi bencana Sumatera (Aceh, Sumut, Sumbar) sudah bisa beroperasi 85 persen. Sekolah diharapkan mulai 5 Januari 2026.
Data ini dibacakan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam jumpa pers di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jl Pramuka, Utan Kayu Utara, Jakarta Timur, Selasa (30/12/2025).
Sekolah Rusak
Jumlah total sekolah rusak 4.149, dengan rincian:
Aceh 2.756 sekolah, 2.226 atau 81% di antaranya sudah bisa beroperasi
Sumbar 443 sekolah, 380 atau 86% di antaranya sudah bisa beroperasi
Sumut 950 sekolah, 902 atau 95% di antaranya sudah bisa beroperasi
"Total sekolah yang bisa beroperasi 85 persen. Masih ada 54 yang memang belum bisa kita gunakan karena kerusakan sangat serius ada sekolah rusak total sehingga belajar di tenda," kata Mu'ti.
Kemendikdasmen membantu 54 tenda buat sekolah dengan rincian:
Aceh 14 tenda
Sumbar 21 tenda
Sumut 19 tenda
Kemendikdasmen juga melakukan pembersihan sekolah dengan rincian:
Aceh 516 sekolah
Sumbar 42 sekolah
Sumut 29 sekolah
"Total pembersihan 587 sekolah. Proses pembersihan terus kami lakukan. Tingkat kerusakan dampak banjir sangat berat prosesnya membutuhkan waktu lebih lama," jelas Mu'ti.
Sekolah Bisa Dimulai 5 Januari 2026
Selama proses pembersihan sekolah, beberapa kegiatan belajar mengajar bisa dimulai pada 5 Januari 2026.
"Beberapa keguiatan dimulai pada 5 Januari yang akan datang. Kondisi berbeda-beda, mereka tak harus belajar sebagaimana yang normal, boleh tak pakai seragam, boleh tak pakai sepatu, kurikulum dilakukan secara khusus," jelas Mu'ti.
(Red)