RI-SATU.id, Bekasi - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menghadiri panen raya jagung serentak kuartal IV di wilayah Kabupaten Bekasi. Panen raya jagung ini adalah bukti Indonesia mencapai swasembada pangan jagung.
Panen raya jagung ini digelar di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (8/1/2025). Selain mereka, hadir juga Dirut Perum Bulog Letjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, serta sejumlah pejabat utama Polri yakni Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, AS SDM Kapolri selaku Kasatgas Ketahanan Pangan Irjen Anwar, dan Kadivhumas Polri Irjen Sandi Nugroho.
Adapun total luas lahan yang akan panen pada Q4 atau kuartal IV adalah seluas 39.096,13 hektare. Sehingga, luas yang akan panen raya serentak 1.191,28 hektare di 36 polda.
Untuk diketahui, awal menanam jagung di lahan Kampung Tembong Gunung ini pada 15 September 2025 lalu, dengan estimasi hasil panen jagung pipil 150 ton atau 6 ton per hektare
Adapun legalitas kepemilikan tanah ini bahwa lahan seluas kurang lebih 25 hektare itu berupa sistem pinjam pakai. Hal ini sesuai dengan penandatanganan MoU oleh Kapolres Metro Bekasi dengan Direktur Operasional PT Puradelta Lestari Tbk bernama Robertus Satriotomo pada 16 September 2025. Lahan ini dipinjam untuk program ketahanan pangan nasional penanaman jagung.
Dalam agenda panen raya serentak di wilayah Kabupaten Bekasi ini, Jenderal Sigit, Andi Amran, Titiek Soeharto, juga Letjen TNI Ahmad Rizal, melakukan dialog interaktif dengan sejumlah Polda
Selain itu, Kapolri juga melakukan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) empat unit, sembako 1.000 paket. Ada juga bakti kesehatan untuk 500 orang dengan sasaran masyarakat poktan dan masyarakat sekitar lokasi panen raya.
Jenderal Sigit menegaskan, Polri berkomitmen membantu mempertahankan swasembada jagung tahun 2026 demi kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
(Doli)