Sigit berkomitmen untuk menindak tegas setiap anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran atau mencederai rasa keadilan publik.
Jumat, 27 Februari 2026 08:40:35 13 views

RI-SATU.id, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan yang memicu gesekan dengan masyarakat. Hal itu disampaikam Kapolri dalam acara buka puasa bersama organisasi kemasyarakatan hingga mahasiswa.

"Saya secara pribadi dan selaku pimpinan dari institusi Polri, memohon maaf apabila dalam pelaksanaan tugas anak-anak kami dalam menjaga stabilitas Kamtibmas di lapangan, mungkin sering terjadi gesekan yang kemudian bisa menimbulkan korban di kedua belah pihak," ujar Jenderal Sigit di Auditorium Mutiara STIK/PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Kapolri menyatakan bahwa bentrokan atau jatuhnya korban bukanlah tujuan dari Polri. "Namun yakinlah bahwa ini bukan tujuan yang kami cari," ucapnya.

Jenderal Sigit mengaku menyadari institusi yang dipimpinnya belum sempurna dan masih memerlukan banyak pembenahan. Oleh karena, dia meminta masyarakat untuk ikut menjaga demokrasi tetap berjalan dengan baik, tertib, dan aman.

"Kami menyadari bahwa Polri masih belum sempurna. Oleh karena itu, kami mohon maaf, kami titip diri apabila di dalam pelaksanaan tugas kami masih terdapat kekurangan, termasuk ada tindakan dari individu-individu ataupun oknum-oknum yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, yang tentunya kemudian mencederai rasa keadilan publik," lanjut dia.

Dalam upaya pembenahan tersebut, Sigit berkomitmen untuk menindak tegas setiap anggota Polri yang terbukti melakukan pelanggaran atau mencederai rasa keadilan publik.

"Polri tentunya berkomitmen untuk terus berbenah untuk memenuhi harapan masyarakat. Polri akan memberikan sanksi yang tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku secara transparan dan akuntabel terhadap anggota-anggota yang melakukan penyimpangan," tegasnya.

Dia juga menekankan bahwa Polri senantiasa terbuka terhadap kritik dan masukan. Menurutnya, kritik adalah bagian vital dari kehidupan demokrasi dan menjadi bahan evaluasi agar Polri semakin Presisi dan dicintai masyarakat.

"Kami titip tolong jaga, tolong kawal institusi kami, institusi Polri, agar betul-betul bisa melaksanakan amanat reformasi, dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, untuk terus bisa menjadi lebih baik dan sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat," pungkas Jenderal Sigit.

(Red)

 

Berita Terpopuler
Senin, 18 Desember 2023 18:44:52 7872 views
Santer cerita kedekatan Bakhtiar Ahmad Sibarani dengan orang nomor dua di Polri
Selasa, 24 Oktober 2023 05:58:40 5177 views
Hal tersebut dibenarkan oleh telah diterbitkan dokumen menggunakan kop surat kantor Desa Cijujung
Minggu, 10 Desember 2023 05:31:22 4378 views
sewaktu-waktu kalau gajah mengamuk dan menyerang pemukiman warga kampung
Senin, 18 Desember 2023 09:27:58 3691 views
kenapa sudah 3 tahun kok tidak ada tindaklanjutnya
Rabu, 21 Februari 2024 17:35:00 3000 views
ada dugaan Bus Sekolah SMPN 02 Sukaraja menggunakan bagan bakar solar subsidi
Kategory Berita