RI-SATU.id, Denpasar - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak pecalang dan pengemudi ojek online (ojol) memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Bali. Ajakan itu disampaikan saat Listyo menggelar silaturahmi bersama pecalang dan pengemudi ojol di Bali, Kamis (16/7/2026).
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, Listyo didampingi Kapolda Bali Irjen Daniel Adityajaya dan jajaran Polda Bali. Kapolri juga mendengarkan aspirasi para pecalang dan pengemudi ojol terkait situasi kamtibmas di Bali.
Kapolri berharap pecalang dan pengemudi ojol memiliki rasa tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan di Pulau Dewata
"Beliau sangat berharap ditingkatkan peran itu (menjaga kamtibmas), bekerja sama yang baik. Sama-sama merasa memiliki keamanan itu untuk kita semua," ujar Manggala Utama Pasikian MDA Provinsi Bali, Dewa Bagus Made Suharya, saat menjelaskan pesan yang disampaikan Kapolri.
Suharya mengatakan sinergi antara pecalang dan kepolisian selama ini telah berjalan dengan baik. Hal itu terlihat dari keterlibatan pecalang dalam pengamanan berbagai kegiatan berskala internasional di Bali.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Bali beserta jajaran yang terus menjaga kerja sama dengan pecalang.
Sementara itu, Dirbinmas Polda Bali Kombes Suwandi Prihantoro mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat. Menurut dia, jumlah pecalang dan pengemudi ojol di Bali mencapai lebih dari 27 ribu orang
Dengan jumlah yang jauh lebih banyak dibandingkan personel kepolisian di Bali, Suwandi berharap pecalang, ojol, dan elemen masyarakat lainnya dapat semakin memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas di Bali.
"Dengan adanya sabuk-sabuk Kamtibmas yang ada pecalang, ada ojol, dan ada organisasi-organisasi masyarakat lain bisa mendukung Bali dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah," tutur Suwandi
(Red)